Advokasi Kebijakan Kesehatan Lingkungan Berbasis Masyarakat di Desa Sambelia Lombok Timur

  • Fathul Azmi ITSKes Muhammadiyah Selong
  • Riasari Mardani ITSKes Muhammadiyah Selong
  • Dhandi Hidayatullah ITSKes Muhammadiyah Selong
  • Mohamad Ariansidi ITSKes Muhammadiyah Selong
  • Muhammad Junaedi Institut Teknologi dan Kesehatan Aspirasi
Keywords: community-based advocacy, environmental health, participatory action research, policy brief, rural sanitation

Abstract

Community-based environmental health advocacy in rural Indonesia remains underdeveloped, particularly in remote coastal villages with limited sanitation infrastructure. This community service aimed to identify dominant environmental health problems, implement participatory policy advocacy, and produce a policy brief as a formal recommendation for village government. Using a qualitative approach with with case study design and participatory action research (PAR), data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation study involving 15 purposively selected informants comprising village officials, health cadres, community leaders, PKK representatives, and community health center officers. Rapid assessment revealed that 74% of households lacked adequate domestic wastewater management, 68% practiced improper solid waste disposal, 55% experienced limited clean water access, and 38% still engaged in open defecation. Advocacy capacity building carried out through focused group discussions, advocacy training, and policy brief mentoring successfully shifted the community paradigm from passive recipients to active policy agents. The policy brief produced through participatory processes secured a formal commitment from the village head to incorporate communal sanitation programs into the Village Government Work Plan (RKPDes). This model demonstrates that integrating field-based problem identification through rapid assessment, community advocacy capacity building, and structured formal recommendation mechanisms can effectively stimulate concrete and sustainable policy responses at the village level.

References

Abidin, Z., & Pandodo, P. (2024). Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Program Desa Tangguh Dan Partisipatif Menuju Desa Mandiri. Akram Bakti: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 23–32.

Ahyat, M., Zaenudin, Z., & Zaeniah, Z. (2023). Sosialisasi Kebersihan Lingkungan Dan Bakti Sosial Dengan Metode Diskusi, Penyuluhan Dan Aksi Lapangandi Desa Labuan Pandan Kecamatan Sambelia Kabupaten Lombok Timur. Community Development Journal, 4(2). https://doi.org/10.31004/cdj.v4i2.14309

Bachri, S., Hilal, A., Pannyiwi, R., Lonik, L., & Ismail. (2025). Ketersediaan Air Bersih Dari Kontaminasi Sanitasi Yang Buruk dan Penularan Penyakit Dalam Meningkatkan Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat di Desa Lainungan, Kabupaten Sidenreng Rappang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(1), 4134–4138. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.2255

Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075

Gurning, F. P., Syahrani, P., Wulandar, S., Munawarah, V. R., Purba, A. F. H., Hasibuan, K., Kesogihen, M., Hafizah, A., Carissa, T., Cahyani, I., & Irhamna, R. (2024). Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) Di Desa Pulau Sembilan Kec. Pangkalan Susu Kab. Langkat. An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 11(2). http://dx.doi.org/ 10.31602/ann.v11i2.13602

Handayani, T. R., Purwana, R., & Sulistyowati, Y. (2026). Partisipasi Masyarakat dalam Pelaksanaan Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat di Kecamatan Palmerah Jakarta Barat. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 16(1), 47–58. https://doi.org/10.52643/jbik.v16i1.8222

Maulani, D. G., Septiana, R., Tamza, F. B., & Samad, T. S. (2026). Strategi Penguatan Ketahanan Masyarakat Desa Hanura terhadap Perubahan Iklim berbasis Pendekatan Partisipatif. Abdi: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 8(1), 315–323.

Mujtahidah. (2025). Assessing the Link between Community Engagement and Environmental Health Program Outcomes in Rural Indonesia. Asian Journal of Environmental Research, 2(3), 264–272. https://doi.org/10.69930/ajer.v2i3.563

Putri, E. D., Zurfi, A., Setiawati, E., & Lisafitri, Y. (2022). Keterkaitan Sistem Penyediaan Air Bersih dan Angka Penyakit Diare di Daerah Pesisir Kelurahan Kangkung. Jurnal Ilmu Lingkungan, 20(1), 158–167. https://doi.org/10.14710/jil.20.1.158-167

Rinaldi, R., Febriani, V., Razak, A., Handayuni, L., & Yuniarti, E. (2023). Analisis kondisi sanitasi pemukiman di daerah pesisir (studi kasus: Muaro Lasak, Kota Padang). Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (Journal of Environmental Sustainability Management), 7(3), 299–308. https://doi.org/10.36813/jplb.7.3.299-308

Rofiqoh, E., Muslihudin, M., & Siswandari, W. (2023). Kajian Kualitas Lingkungan dan Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Berbasis Sosial dan Ekonomi di Desa Karangsambung Kecamatan Karangsambung Kabupaten Kebumen. Buletin Keslingmas, 42(2), 86–94. https://doi.org/10.31983/keslingmas.v42i2.9825

Sari, A. S., Aprisilia, N., & Fitriani, Y. (2025). Teknik pengumpulan data dalam penelitian kualitatif: Observasi, wawancara, dan triangulasi. Indonesian Research Journal on Education, 5(4), 539–545. https://doi.org/10.31004/irje.v5i4.3011

Sembiring, E. T. J., & Safithri, A. (2023). Permasalahan Sanitasi di Pemukiman Pesisir Jakarta serta Rekomendasi Teknologi Pengelolaannya. Environmental Occupational Health and Safety Journal, 3(2), 199. https://doi.org/10.24853/eohjs.3.2.199-214

Siregar, N., Butar, I. B., & Nurlina. (2023). Upaya Meningkatkan Kepekaan Masyarakat Pada Kesehatan Lingkungan Serta Pemanfaatan Limbah Dan Kotoran Hewan Di Desa Mandala I Medan. Communnity Development Journal, 4(3), 6716–6720. https://doi.org/10.31004/cdj.v4i3.18168

Sucahyo, I., Puspitarini, R. C., & Wahyuni, V. N. (2023). The Implementasi Program Dana Alokasi Khusus Bidang Sanitasi (DAK Sanitasi) di Desa Randuputih, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo. Professional: Jurnal Komunikasi Dan Administrasi Publik, 10(2), 907–914. https://doi.org/10.37676/professional.v10i2.4485

Utama, S. R., Rosita, Y., & Ahyanti, M. (2024). Gambaran Penerapan Lima Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Wilayah Risiko Stunting Kota Bandar Lampung. Ruwa Jurai: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 17(3), 156–165. https://doi.org/10.26630/rj.v17i3.4218

Wang, S., Richardson, M. B., Evans, M. B., Johnson, E., Threadgill-Matthews, S., Tyson, S., White, K. L., & Gohlke, J. M. (2021). A community-engaged approach to understanding environmental health concerns and solutions in urban and rural communities. BMC Public Health, 21(1), 1–15. https://doi.org/10.1186/s12889-021-11799-1

Waruwu, M. (2023). Pendekatan penelitian pendidikan: metode penelitian kualitatif, metode penelitian kuantitatif dan metode penelitian kombinasi (Mixed Method). Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 2896–2910. https://doi.org/10.31004/jptam.v7i1.6187

Published
2026-06-02
Section
Articles