Kenali Otakmu, Kendalikan Masa Depanmu: Edukasi Neurosains Untuk Pembelajaran Efektif Di Sekolah Dasar

  • Meylan Saleh UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
  • Hadi Yamin Assel Universitas Negeri Gorontalo
  • Iskawati Haridji Universitas Negeri Gorontalo
Keywords: Neuroscience, Effective Learning, Education, Brain Function, Learning Strategies

Abstract

Neurosains menjadi pendekatan penting dalam pendidikan modern karena mampu menjelaskan hubungan antara fungsi otak dan proses pembelajaran. Pemahaman ini membantu pendidik menciptakan lingkungan belajar yang efektif, menyenangkan, dan sesuai dengan perkembangan peserta didik. Penelitian ini bertujuan mengkaji pentingnya edukasi neurosains dalam mendukung pembelajaran efektif melalui studi literatur. Metode yang digunakan meliputi workshop edukatif berbasis learning by doing serta kajian literatur terhadap artikel ilmiah relevan dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan prinsip neurosains di sekolah dasar mampu meningkatkan perhatian, motivasi, retensi memori, kemampuan berpikir kritis, serta pengendalian emosi peserta didik. Selain itu, strategi pembelajaran berbasis neurosains seperti pendekatan multisensori, pembelajaran aktif, penguatan emosi positif, dan pengulangan berkala terbukti mengoptimalkan fungsi otak dalam menerima informasi. Oleh karena itu, edukasi neurosains penting diterapkan untuk mendukung pembelajaran yang efektif.

References

Annisa, C. (2019). Kajian neurosains: Rasionalisasi pendidikan karakter dalam pembelajaran matematika berbasis strategi metakognitif. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi Dan Aplikasi, 7(2), 118–127. https://doi.org/https://doi.org/10.21831/jppfa.v7i2.25277
Hendrizal, Sofila, F., Putra, F. R., Rosdianti, R. N., Yustina, & Yetti, Y. (2025). Neurosains Dalam Pembelajaran Di Pendidikan Dasar: Tinjauan Literatur Tentang Strategi Meningkatkan Atensi Dan Retensi Siswa. . . Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar.
Jensen, E. (2020). Brain-Based Learning: The New Paradigm of Teaching. Corwin Press.
Limbong, I. N., Rahmawati, D., & W, R. W. (2024). Pembelajaran Berbasis Neurosains dalam Pendidikan Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8, 9190–9194.
Munawaroh, I., & Haryanto. (2020). Neuroscience Dalam Pembelajaran. Majalah Ilmiah Pembelajaran, 1(1), 1–10.
Pohan, A. H., Sofiah, V., & Lestari, Y. I. (2024). Neurosains dalam Pendidikan: Memahami Peran Neurosains dalam Pembelajaran Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(3), 4648–4661.
Rahadian, R. B., & Budiningsih, C. A. (2023). Development Of Classroom Management Based On Student Learning Style Database. International Journal of Educational Research.
Ratey, J. J. (2019). Spark: The Revolutionary New Science of Exercise and the Brain. Little, Brown and Company.
Saleh, M., EviHasim, & Sminth, M. Bin. (2024). PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MORDISCVEIN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA DI SD. MJP Journal of Education and Teaching Learning, 2(2), 221–228.
Saleh, M., Hasim, E., & Smith, M. Bin. (2024). Implementasi Model-Model Pembelajaran Inovatif Abad 21. DIKMAS Jurnal Pendidikan Masyarakat Dan Pengabdian, 04(1), 35–44.
Sousa, D. A. (2017). How the brain learns (5th ed.). Corwin, a SAGE Publishing Company.
Suyadi, & Widodo, H. (2019). Millennialization of Islamic Education Based on Neuroscience in the Third Generation University in Yogyakarta Indonesia. QIJIS: Qudus International Journal of Islamic Studies, 7(1), 173–202.
Suyadi. (2020a). Pendidikan dan pembelajaran berbasis neurosains di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Dan Pembelajaran, 10(1), 55–63. https://doi.org/https://doi.org/10.25273/pe.v10i1.6237
Suyadi. (2020b). Pendidikan dan Pembelajaran Neurosains. PT Pustaka Insan Madani.
Tokuhama-Espinosa, T. (2018). Neuromyths: Debunking false ideas about the brain. W. W. Norton & Company.
Published
2026-06-02
Section
Articles